4 Tingkatan I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan
(Nasehat Singkat)
Syaikh Sulaiman bin Salimullah Ar-Ruhailyحَفِظَهُ الله تعالى
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
*4 Tingkatan I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan*
Syaikh Sulaiman Ar-Ruhailyحَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ 10 April 2023
1. Jika ada yang mampu untuk i'tikaf di 10 hari terakhir Ramadhan, makaitu adalah amal terbaik,dan juga sesuai dengan sunnah Nabi.
للَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً، وَرِزْقاً طَيِّباً، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
2. Jika ada yang tidak bisa i'tikaf di siang hari, karena ia terikat kontrak kerja, sulit baginya untuk meninggalkan pekerjannya, atau alasan lain, maka ia bisa i'tikaf di malam-malam 10 hari terakhir. Ia datang ke Masjid sebelum maghrib dan berniat untuk i'tikaf, di setiap malam 10 hari terakhir. Ia habiskan malamnya untuk beribadah di masjid sampai sholat subuh. Dan selesaikanlah i'tikafnya pada malam itu. lalu ia pulang ke rumahnya dan berangkat kerja. Kemudian ia lakukan hal yang sama di malam kedua. Ia i'tikaf hanya di malam hari karena lailatul qadar terjadi di malam hari. Ini juga bagus, walaupun derajatnya di bawah i'tikaf siang dan malam.
3. Jika kesulitan untuk i'tikaf di setiap malam, maka bisa dengan i'tikaf di malam-malam ganjil. Malam 21, malam 23, malam 25, malam 27 dan malam 29. Ia cari lailatul qadar di malam-malam itu. Dan ini juga amal yang baik.
Nabi bersabda Carilah lailatul qadar pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadhan. [HR. Bukhari No. 2017].
Sebab lebih besar kemungkinan lailatulqadar jatuh di malam-malam ganjil.
4. Jika ia masih tuidak bisa untuk i'tikaf di semua malam-malam ganjil, maka i'tikaflah di malam 23, 25, dan malam 27. Ini juga bagus. Karena 3 malam tersebut adalah malam yang paling besar kemungkinan lailatul qadar.
Intinya, seorang muslim itu bisa beri'tikag walaupun hanya di malamhari. Bahkan ia boleh untuk i'tikaf walaupun di siang hari. Tapi yang sempurna adalah, i'tikaf di siang dan malam sepuluh har terakhr Ramadhan.
wallahu a'lam
wallahu a'lam